Jumat, 31 Mei 2013

Kisah Untuk Di Renungkan ( Inspirasi Kehidupan )

Cerita Pohon Apel dan Anak Laki-Laki

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran
di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai
pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil
itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan
tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini
bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak
kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu."Aku
ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."

Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau
boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan
uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang.
Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan
penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi.
Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo
bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu,"
jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami
membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" Duh,
maaf aku pun tak memiliki rumah.

Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian
anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan
pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak
lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon
apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita
menyambutnya."Ayo bermain-main lagi denganku," kata pohon apel."Aku
sedih," kata anak lelaki itu."Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku
ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal
untuk pesiar?"

"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau
mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah."

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang
diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui
pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu." "Tak apa. Aku pun sudah tak
memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.

"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon
apel."Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki
itu."Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan
padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat
ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.

"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah
sekian lama meninggalkanmu." "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau,
akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan
beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan
beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan
akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Pohon apel itu adalah orang tua kita.

Ketika
kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika
kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika
kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang
tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka
berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak
lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi
begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.Sampaikan pada orang tua kita
sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh
hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.
 

Senin, 29 Oktober 2012

Mesin Bubut (Lathe)

Mesin Bubut adalah suatu Mesin Perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.

Prinsip Kerja mesin bubut adalah Poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa sehingga memutar roda gigi pada poros spindel. Melalui roda gigi penghubung, putaran akan disampaikan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir tersebut diubah menjadi gerak translasi pada eretan yang membawa pahat. Akibatnya pada benda kerja akan terjadi sayatan yang berbentuk ulir.

Bagian-Bagian Mesin Bubut 

Seperti gambar di atas dapat di jelaskan bagian dari mesin bubut beserta fungsinya, yaitu :
  • Back Gear 
 Backgear adalah peralatan yang dipasang di bagian belakang headstock (meskipun dalam prakteknya sering terletak di posisi lain) yang memungkinkan chuck untuk memutar perlahan dengan kekuatan balik sangat-meningkat.
     Untuk pemula kemampuan untuk menjalankan benda kerja lambat mungkin tampak tidak perlu, tetapi casting berdiameter besar, diikat ke cover depan dan berjalan pada 200 rpm (sekitar kecepatan bawah umum ditemukan pada mesin bubut tanpa backgear) akan memiliki kecepatan linear di perusahaan luar tepi luar kapasitas balik mesin bubut kecil.
Dengan melibatkan backgear, sehingga mengurangi rpm tapi torsi meningkat, bahkan terbesar faceplate-mount pekerjaan dapat berubah dengan sukses.

  • Alas/Landasan (bed) mesin
Yang dimaksud dengan alas mesin adalah kerangka utama mesin bubut, yang di atas kerangka tersebut eretan dan kepala lepas bertumpu serta bergerak, adapun alur alas mesin (bed) berbentuk V; datar atau rata.

  • Kepala tetap (head stock)
Dibagian sebelah kiri dari alas mesin bubut terdapat kepala tetap. Di dalam kepala tetap, spindle utama terpasang pada bantalan, fungsinya untuk memindahkan putaran ke benda kerja, spindel harus terpasang kuat dan terbuat dari baja yang kuat, pada umumnya bagian dalam spindel dibuat berlubang.

  • Kepala Lepas(Tailstock) 
Adalah bagian dari mesin bubut yang letaknya disebelah kanan mesin dan dipasang diatas mesin.
berfungsi
•    Sebagai tempat pemicu ujung benda kerja yang dibubut
•    Sebagai tempat kedudukan bor pada waktu mengebor
•    Sebagai Tempat kedudukan penjepit bor
Kepala lepas dapat bergeser di sepanjang alas mesin.kepala lepas terdiri atas dua bagian : yaitu alas dan ban,kedua bagian itu di ikat dengan 2 atau 3 baut.ikat dan dapat digerakkan dipenggeser itu di perlukan apabila.
1.    Kedudukan kedua senter tersebut tidak sepusat
2.    Kedudukan kedua senter tidak harus sepusat misalnya untuk menghasilkan pembubutan yang tirus.

  • Center
Center Bubut merupakan peralatan mesin bubut yang digunakan untuk menopang benda kerja ang sedang dibubut, baik pada saat dibubut rata maupun dibubut tirus. Center  bubut terbuat dari baja yang di keraskan dan di gunakan untuk mendukung benda kerja yangakan di bubut. Pada bagian kepalanya, Center ini berbentuk runcing dengan sudutketirusannya 60 derajat. Sementara pada sisi yang lainnya, berbentuk tirus.

Fungsi Center Bubut
Center bubut berfungsi sebagai alat bantu dalam proses pembubutan khususnya dalam proses membubut poros, sehingga pada saat berputar benda kerja yang akan di bubut balance dan tidak goyang atau seimbang.

  • Eretan (carriage)
Eretan akan lebih membantu kita untuk membuat benda kerja yang silinder ataupun benda kerja yang akan ditirus karena eretan tersebut akan menggerakkan pahat bubut untuk melakukan penyayatan. Selain itu, eretan juga dapat membubut ulir pada benda kerja. Untuk melakukan pembubutan ulir maka pahat bbubut harus bergerak secara otomatis untuk menyayat benda kerja yang berputar secara teratur. Eretan terbagi atas 3 bagian, yaitu :
o   Eretan Atas
Eretan yang terletak pada bagian atas dengan gerakan samping kiri atau samping kanan dengan ketelitian penyayatan lebih kecil dan juga eretan dapat membuat sudut atau dapat berputar sebesar 360 derajat sesuai yang kita inginkan. Eretan atas tersebut terdapat pada tool post yang berfungsi untuk menyimpan pahat bubut.
o   Eretan Melintang
Eretan melintang bergerak dengan arah melintang yaitu arah depan dam belakang. Eretan ini dapat digerakkan secara otomatis ataupun secara manual. Pada eretan ini terdapat ukuran sehingga dpat mengatur tebal pemakanan pada pahat bubut.
o   Eretan bawah
Eretan ini bergerak dari kanan ke kiri dengan ketelitian penyayatan lebih besar dibandinggkan eretan atas. Eretan ini dapat juga digerakkan secara otomatis dan juga secara manual.

  • Ways (Rel)
     Fungsi utama alas mesin bubut ada 3 yaitu
•    Tempat kedudukan kepala lepas
•    Tempat kedudukan eretan (cariage/support)
•    Tempat kedudukan penyangga diam(stendy prest)
      Alas yang terbentuk memanjang merupakan tempat tumpuan gaya-gaya pemakanan pahat saat    membubut.

  • Chuck 
 Chuck Berfungsi sebagai tempat untuk memegang benda kerja.

  • Lead Screw
Lead Screw adalah poros panjang berulir yang terletak agak dibawah dan sejajar dengan bangku, memanjang dari kepala tetap sampai ekor tetap. Dihubungkan dengan roda gigi pada kepala tetap dan putarannya bisa dibalik.

  • Tool Post
Tool Post digunakan sebagai tempat dudukan pahat bubut, dengan menggunakan pemegang pahat.

  • Gear Train 
Gear TrainBerfungsi untuk menggerakkan rantaian roda gigi.


  • Spindel
Spindel adalah bagian yang meneruskan putaran ke benda kerja sehingga benda kerja dapat berputar (tempat melekatnya pemegangbenda kerja).

  • Cross Slide
Cross Slide adalah bagian yang melintang sumbu lathe (Bubut) terletak di atas carriage, untuk mengadakan gerak cross feed.




  •  Apron
Apron adalah melekat pada bagian carriage, yang berisi lengan-lengan pengontrol (gerak makan dan gerak ulir).

  • Compound
Compound adalah tempat melekatnya tool post.
 
  • Tailstock Handwheel
Tailstock Handwheel berfungsi untuk menggerakkan ujung dari tailstock dengan cara memutarnya.
 
  • Carriage Handwheel
Carriage Handwheel berfungsi untuk menggerakkan carriage secara manual dalam arah longitudinal.

  • Tool Holder
Tool Holder adalah pemegang pahat-pahat kecil yang dipasang pada tool post.

  • Halfnut Lever
Halfnut Lever adalah sebuah tuas yang melekat pada sisi apron yang terlibat ketika garis pada dial threading cocok dengan tanda referensi yang tepat. Halfnut Lever hanya digunakan dalam operasi threading.

Selasa, 31 Juli 2012

LDR ( Long Distance Relationship )

Di sini aku membahas tentang LDR (Long Distance Relationship) atau dalam perkata bahasa inggris Long = Panjang/jauh Distance = Jarak Relationship = Hubungan, dalam satu kalimat bisa gabungkan menjadi Hubungan Jarak Jauh. Kalau di ceritakan tentang LDR itu panjang banget ceritanya, aku memang mengalami masa itu LDR-an sampai sekarang. Hubungan yang kita jalin secara LDR itu beda dengan Hubungan pacaran biasa. Memang bagi orang, hubungan LDR-an itu dianggap tidak etis karena kita harus menunggu pasangan kita agar kita bisa bertemu.. Itu mah SALAH BESAR, dari LDR-an itu kita dapat mengontrol emosi perasaan dan kesabaran kita. Gak gampang bisa jalani hubungan seperti ini.

LDR itu butuh pengorbanan Lebih, jika pasangan kita Tak pulang, itu rasanya galau tingkat dewa, susah banget untuk tidur. Di situlah butuh pengorbanan lebih buat pasangan kita untuk nyusul dia  kesana. Kadang kita bisa inget kata-kata ini "Hidup itu perlu tantangan" bagi LDR kata itu sangat berarti, karena didalam LDR itu penuh tantangan dan kesabaran yang penuh. Anggap LDR itu sebagai tantangan, tantangan hidup gak akan seru. Bagi yang LDR tetap semangat dan Cintailah pasanganmu, pertahankan dia, hadapi masalahmu dengan sabar jangan pernah terbawa emosi :)

I LOVE U :*
I LIKE LDR